Senin, 24 Juni 2019

Tahapan Pemberian SNI Di Produk Helm

SNI atau Standar Nasional Indonesia, memberikan jaminan kualitas dan proteksi di produk helm di Indonesia. Sebelum mendapatkan sertifikasi SNI, para produsen helm di Indonesia harus melewati beberapa tahapan sebelum produknya mendapatkan sertifikasi SNI tersebut.
Setidaknya ada tiga tahapan yang harus dilewati oleh produk helm saat dilakukan mengujian sample produk helm dengan standar kualitas SNI, yaitu tes impact, tes chin strap dan tes penetrasi.
Sebelum dilakukan pengujian terhadap helm, biasanya akan dilakukan lebih dulu proses tricking point, yaitu menentukan titik pengujian helm dari posisi depan, kanan, kiri atas dan belakang.
Kemudian tes impact atau G Shock akan dilakukan untuk menguji kekuatan shell helm saat berbenturan dengan benda tumpul. Tes impact ini akan dilakukan dua kali. Pada tes pertama helm akan dijatuhkan dari ketinggian 230 cm. Dan pada tes impact kedua, helm akan dijatuhkan dari ketinggian 117 cm. Hasil dari tes impact akan tampil dalam format grafik di komputer pengetesan. Untuk lolos syarat SNI, sample helm yang diuji dengan cara dijatuhkan sebanyak dua kali tersebut tidak boleh lebih dari hasil angka 300 G (gravity).
Tahapan kedua dalam tes SNI untuk helm ialah tes chin strap atau tes untuk tali pengikat helm ke dagu. Tes ini dilakukan untuk mengetahui kekuatan tali pengikat helm. Tali pengikat yang sesuai standar SNI, tidak akan mulur walaupun diberi beban berat. Dalam prosedur pengetesan ini, chin strap akan dibebani beban seberat 10 kg, dengan jarak tarikan sekitar 35 cm. Pada tes pertama, sistem pengunci atau chin strap tidak boleh lepas. Dan pada indikator penilaian kedua, chin strap tidak moleh mulur lebih dari 32 mm dan 16 mm.
Tahapan pengetesan ketiga dalam tes SNI untuk produk helm yaitu tes penetrasi. Di tes penetrasi ini, helm akan dijatuhi benda tajam dengan berat 3 kg dari ketinggian 130 cm. Pengujiannya akan dilakukan satu kali dengan target adalah alarm pengujian tidak boleh berbunyi, jika alarm berbunyi itu adalah tanda bahwa serapan getaran yang diterima oleh helm tembus ke kepala. Dan otomatis helm tidak akan lolos pengujian dan tidak akan mendapatkan sertifikasi SNI.

Photo : @kythelmet
Bergabunglah dengan menjadi anggota Komunitas Helmet Squad dengan cara mendaftar melalui menu "Mendaftar Sebagai Anggota Helmet Squad" di situs HelmetSquad.com ini. Situs HelmetSquad.com dapat pula diakses melalui alamat situs HelmetLoversIndonesia.com Untuk menghubungi kami di Helmet Squad dapat melalui alamat email : office@helmetsquad.com Helmet Squad - Helmet Squad Indonesia - Helmet Lovers - Helmet Lover Indonesia