Kamis, 21 Februari 2019

Helm, Pentingkah?

Menurut Wikipedia, Helm (bahasa Belanda: Helm) adalah bentuk perlindungan tubuh yang dikenakan di kepala dan biasanya dibuat dari metal atau bahan keras lainnya seperti kevlar, serat resin, atau plastik.
Helm masih menurut Wikipedia biasanya digunakan sebagai perlindungan kepala untuk berbagai aktivitas pertempuran (militer), atau aktivitas sipil seperti olahraga, pertambangan, atau berkendara. Helm dapat memberi perlindungan tambahan pada sebagian dari kepala (bergantung pada strukturnya) dari benda jatuh atau berkecepatan tinggi. Di beberapa negara, helm wajib digunakan bagi pengendara sepeda motor, bahkan ada yang mewajibkannya bagi pengendara sepeda tak bermotor. Di Inggris hanya penganut Sikh yang diperbolehkan tidak memakai helm karena harus memakai turban. Helm motor adalah helm yang digunakan untuk melindungi kepala bila terjadi kecelakaan lalu-lintas pada para pengguna sepeda motor. Pertama sekali dicetuskan untuk diwajibkan untuk digunakan di Indonesia oleh Kepala Kepolisian RI Hoegeng, tetapi mendapatkan penolakan yang keras pada waktu itu, kemudian ditetapkan secara resmi di dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1992.
Helm motor bekerja dengan cara menyerap energi benturan yang terjadi saat kecelakaan. Helm akan menyebarkan energi benturan ke seluruh bagian helm, sehingga menjaga organ kepala agar tidak terkena gegar otak atau cidera berat yang dapat mengancam jiwa korban kecelakaan. Helm motor juga dapat mencegah adanya benturan yang dapat mematahkan atau merusak tulang tengkorak.
Jadi sangatlah jelas bahwa helm saat penting untuk digunakan terutama saat berkendara, karena kita tidak akan pernah tahu kapan kecelakaan akan menimpa diri kita.

Photo : Nolan Group S.p.A.