Sabtu, 15 Desember 2018

HRC Bersiap Kembali Ke WorldSBK

Terakhir kali Honda hadir sebagai tim yang didukung penuh oleh pabrikan di WorldSBK adalah pada tahun 2002.
Rinciannya masih belum jelas, tetapi berita utamanya sudah diketahui “Honda Racing Corporation (HRC) akan menjadi bagian dari FIM Superbike World Championship mulai musim 2019.” Di EICMA, HRC mengumumkan kemitraan dengan Althea dan Moriwaki yang akan merapat ke pabrikan Jepang, Honda, dengan menerjunkan dua motor Fireblade yang didukung penuh oleh pabrikan Honda pada grid FIM Superbike World Championship tahun depan.
Leon Camier dan Ryuichi Kiyonari akan menjadi pembalap yang bertanggung jawab membawa CBR1000RR SP2 ke persaingan musim depan karena Honda ingin mengklaim kemenangan balapan pertama sebagai produsen sejak 2016, serta gelar pertama mereka sejak 2007. Jika keterlibatan HRC di masa lalu adalah telah lama vakum, maka Fireblade akan segera menjadi pesaing yang menakutkan bagi ZX-10RR dan Panigale V4 R musim depan di WorldSBK.
Colin Edwards, Castrol Honda HRC dan VTR1000 pada pergantian milenium lalu, mungkin adalah kemitraan paling ikonik di World Superbike, dan hanya dapat disetarai oleh Troy Bayliss dan mesin Ducati-nya. Texas Tornado mengklaim gelar Juaraan Dunia pertamanya pada tahun 2000 setelah meraih delapan kemenangan, satu tahun kemudian giliran Bayliss di balapan semusim penuh pertamanya di WorldSBK.
Dengan satu gelar masing-masing, musim 2002 adalah hal yang tak terlupakan. Bayliss memenangkan 14 dari 17 balapan pertama dan tampaknya ditakdirkan untuk memenangkan gelar back-to-back, tetapi kemajuan Honda yang terlambat oleh Edwards dan Honda, memberikan keunggulan satu poin bagi sang pembalap Amerika di klasemen saat balapan memasuki babak final di Imola. Edwards memenangkan Race One. Di Race Two, bendera merah dikibarkan dan membuat Honda menang di timesheets gabungan.
Race Two itu adalah lomba terakhir HRC di WorldSBK. Finis kedua secara teknis cukup bagi Colin Edwards untuk memenangkan gelar juara dunia, tetapi ia masih harus berjuang hingga finis.
Pada saat itu, Edwards dan HRC WorldSBK menyatakan bahwa saat itu adalah saat yang tepat untuk mengakhiri partisipasi mereka di WorldSBK. Sementara saat ini Colin Edwards sudah bahagia dengan masa pensiunnya, HRC masih jauh dari kata-kata terakhir mereka di World Superbike. Di Phillip Island 2019, mereka akan bertemu dengan tim-tim lainnya di lintasan untuk pertama kalinya setelah lebih dari enam belas tahun vakum dan berharap untuk menciptakan kenangan serupa dengan masa lalu bersama Colin Edwards langsung dari awal musim 2019.

Photo : worldsbk.com