Senin, 27 November 2017

Polisi Akan Door To Door Datangi Alamat Pemilik Kendaraan Yang Telat Perpanjang STNK

Kepolisian Republik Indonesia mulai lebih gencar mengejar para penunggak Pajak Kendaraan (PKB).
Para Polisi dari Polda Metro Jaya akan mendatangi langsung alamat pemilik kendaraan bermotor yang belum atau tidak membayar PKB.
Sebelumnya pada periode 20 November s.d 20 Desember 2017 telah diberlakukan bebas sanksi administrasi atau denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB). Berkaitan dengan hal itu, Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta serta Polda Metro Jaya akan melakukan razia berkenaan dengan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) itu di jalan dan juga secara door to door.
Dijelaskan oleh Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Halim Pagarra, razia itu dilakukan agar pemilik kendaraan yang punya tunggakan pajak menjadi lebih sadar.
"Kita akan diskusikan targetnya untuk yang kita datangkan langsung ke rumahnya. Daftar hingga alamatnya lengkap jadi bisa dengan mudah kita datangi," ujar Halim saat dihubungi KompasOtomotif akhir pekan lalu.
Sebagai contoh razia door to door tersebut, ketika razia pajak kendaraan beberapa waktu lalu, Samsat Jakarta Barat ikut mendatangi rumah para wajib pajak yang menunggak.
Selain BPRD dan kepolisian, diikut sertakan juga Jasa Raharja dan Bank DKI. Kendaraan yang dirazia dengan sistem door to door ini, yaitu yang mempunyai nilai jual kendaraan bermotor (NJKB) Rp. 1 miliar s.d Rp. 2 miliar ke atas.
"Mungkin fokusnya akan sama seperti waktu itu, selebihnya kita lakukan di jalanan. Kita masih koordinasikan dulu dengan beberapa pihak terkait," kata Halim.
Sumber : Kompas.com dan Gridoto.com.